Factors Associated with Exclusive Breastfeeding in Hamadi Public Health Center, Jayapura City

  • Lilianti Usman Postgraduate Master Program of Public Health, Faculty of Public Health, Cenderawasih University
  • Arius Togodly Faculty of Public Health, Cenderawasih University, Jayapura Papua, Indonesia, 99351
  • Novita Medyati Faculty of Public Health, Cenderawasih University, Jayapura Papua, Indonesia, 99351
  • Yacob Ruru Department of Satistics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Cenderawasih University
Keywords: Breastfeeding, exclusive, infants, risk factors, public health center

Abstract

Background: The target of exclusive breastfeeding in Indonesia is 80%, but in reality, the agreed target has not been achieved. Papua Province data for 2014-2015 shows that the success of exclusive breastfeeding for babies aged 2 months is only 64%. This percentage decreases markedly in infants aged 2 to 3 months to 45% and in infants aged 4 to 5 months only reaches 14%. The success of exclusive breastfeeding of 15,983 babies aged 6 months, only 3,302 of them were breastfed, about 20.6% of them were exclusively breastfed. Objective: To analyze the factors associated with exclusive breastfeeding for infants in the working area of the Hamadi Public Health Center, Jayapura City. Methods: This type of research is quantitative analytic with a cross-sectional approach. This research was conducted in September 2020 - January 2021. The total population was 412 people and a sample of 100 people using a simple random sampling technique. The data was obtained using a questionnaire and analyzed using chi-square and binary logistic regression with a significant level of 5%. Results: Factors related to the exclusive breastfeeding are attitude (p-value = 0.009, RP = 3.563, 95% CI = 1.336-9.502) , family support (p-value = 0.005, RP = 3.467, 95% CI = 1.429-8.408) and health personnel support (p-value = 0.001, RP = 4.206, 95% CI = 1.764-10.025), while the factors that are not associated with exclusive breastfeeding, namely knowledge (p-value = 0.050, RP = 2.563, 95% CI = 0.986-6.662), age (p-value = 0.157), education (p-value = 0.186), and occupation (p-value = 0.571). The most dominant risk factor is attitude, where mothers with positive attitudes have a 2.864 times greater chance of giving exclusive breastfeeding compared to mothers who have negative attitudes.

References

. Febriyanti H. Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Tenaga Kesehatan Yang Memiliki Bayi di Wilayah Kabupaten Pringsewu Tahun 2017. Jurnal Kebidanan, Vol. 3 No. 1 Januari 2018, hal. 38-47. 2018.

. Sandewi, S. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Bayi Usia 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Tahun 2018. Kendari:Politeknik Kesehatan Kendar. 2018.

. WHO. Global Nutrition Targets 2025: Breastfeeding policy brief. Geneva. 2014.

. Martalia. Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. 2012.

. Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2015. Jakarta. 2015.

. Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta. 2013.

. Kemenkes RI. Survey Kesehatan Rumah Tangga Tahun 2012. Jakarta. 2012.

. Dinkes Provinsi Papua. Profil Kesehatan Provinsi Papua Tahun 2019. Jayapura. 2020.

. Dinkes Kota Jayapura. Profil Kesehatan Kota Jayapura Tahun 2019. Jayapura. 2020.

. Puskesmas Hamadi. Profil Kesehatan Puskesmas Hamadi Tahun 2019. Jayapura. 2020.

. Zakiyah. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Kelurahan Semanan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat Tahun 2012. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia. 2012.

. Setijaningsih, T., & Matiningsih, W. Pengaruh Program Parenting terhadap Pengetahuan dan Sikap Orang Tua dalam Pemenuhan Kebutuhan dasar Anak Usia Dini. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 1(2), 129-134. 2014.

. Hakim, R. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Nabire Kota Kabupaten Nabire Tahun 2012. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia. 2012.

. Atabik, A. Faktor Ibu Yang Berhubungan Dengan Praktik Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pamotan. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang. 2013.

. Septiani H, Budi A, Karbito. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif oleh Ibu Menyusui yang Bekerja Sebagai Tenaga Kesehatan. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan. Vol.2(2), pp 159-174. 2017.

. Siregar, T.H.W. Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Desa Ujung Batu Iii Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019. Program Studi D4 Kebidanan Fakultas Farmasi Dan Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia Medan. 2020.

. Purwanti, H.S. Konsep Penerapan ASI Eksklusif Buku Saku Bidan. Jakarta: EGC. 2004.

. Wawan & Dewi. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta : Mitra Nuha Medika. 2011.

. Evy H, Yuspina A. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif di Kecamatan Nanga Kalis Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2018. Jumantik: Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan. 2018.

. Kusumaningsih, T.P.; Yani, A. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Banyuasin Purworejo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Jurnal Komunikasi Kesehatan. Edisi-17. 2018.

Published
2021-03-06
Section
Articles