The Risk Factors Associated with Malaria Incidence in the Elelim Public Health Center in Yalimo District, Papua Province

  • Liss Yibikon Postgraduate Master Program of Public Health, Faculty of Public Health, Cenderawasih University
  • A. L. Rantetampang Faculty of Public Health, Cenderawasih University, Jayapura Papua, Indonesia, 99351
  • Arry Pongtiku Faculty of Public Health, Cenderawasih University, Jayapura Papua, Indonesia, 99351
  • Rosmin M. Tingginehe Faculty of Public Health, Cenderawasih University, Jayapura Papua, Indonesia, 99351
  • Sarce Makaba Faculty of Public Health, Cenderawasih University, Jayapura Papua, Indonesia, 99351
  • Yacob Ruru Department of Satistics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Cenderawasih University
Keywords: Risk factors, malaria, malaria incidence, case-control

Abstract

Background: Malaria is still an endemic disease and one of Papua's health problems. Indonesia is the seventh largest in the world with 200,378 cases. In the province of Papua, the district of Yalimo is the third-highest with 18,821 cases. The Government is working to detect and prevent malaria in Papua Province by launching a program called "Malaria Elimination in Papua Province by 2030." Research Objectives: Identify the risk factors associated with malaria incidence at the Elelim Public Health Center in Yalimo District, Papua Province. Research method: The research method used in this study was an observational analysis with a case-control study approach. A sample of 90 patients consisted of 30 patients diagnosed with malaria as positive cases and 60 patients diagnosed with malaria as negative controls. This research was performed in July 2019. The statistical methods used in this analysis were univariate, bivariate and multivariate analyses. Data gathered through questionnaires and interviews. Results: The bivariate analysis showed a number of risk factors associated with the incidence of malaria in the Elelim Public Health Center in Yalimo District, Papua Province: the use of wire mesh (p = 0.013; RP = 3.237; 95% CI = 1.302-8.047), the type of house wall (p = 0.003; RP = 4.316; 95% CI = 1.696-10.981), the puddle near the house (p = 0.004; RP = 4.333; 95% CI = 1.686-11.138), the distance between house and breading place (p = 0.001; RP = 5.675; 95% CI = 2.097-15.362), the distance between house and large cattle pens (p = 0.042; RP = 2.615; 95% CI = 1.048-6.529), and the use of insecticide net (p = 0.008; RP = 6.000; 95% CI = 1.668-21.583); while age (p = 0.695; RP = 0.740; 95% CI = 0.289-1.897), sex (p = 0.412; RP = 0.474; 95% CI = 0.193-1.165), occupation (p = 0.157; RP = 0.474; 95% CI = 0.193-1.165), education (p = 0.701; RP = 0.750; 95% CI = 0.299-1.878), family income (p = 0.262; RP = 0.546; 95% CI = 0.255-1.325), the use of anti-mosquito repellent (p = 0.705; RP = 1.321; 95% CI = 0.536-3.253), and nighttime habits (p = 0.392; RP = 1.650; 95% CI = 0.668-4.075) were not associated with malaria incidence in the Elelim Public Health Center in Yalimo District, Papua Province.

References

. Kementerian Kesehatan, RI. Buku Penatalaksanaan Malaria 2017. Jakarta: Ditjen P2PL. 2017.

. Kementerian Kesehatan, RI. Pencegahan dan Penegendalian penyakit Lingkungan. Jakarta: Ditjen P2PL. 2013.

. WHO. (2018). World Malaria Report. [Online]. Available: http://www.who.int.com. [Marc, 2, 2019].

. Harmendo, H. (2017). Faktor Risiko Kejadian Malaria. [Online]. Available: http://www.undip.ac.id. [Marc, 20, 2019].

. Kementerian Kesehatan, RI . Profil Kesehatan Papua. Jakarta: Ditjen P2PL. 2016.

. Winandi, E. “Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu”. Thesis, Universitas Indonesia. 2014.

. Imbiri, J. K., Suhartono, Nurjanah. Analisa Faktor Risiko kejadian malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi, Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. vol 11(2). 2012.

. Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo. Profil Kesehatan Kabupaten Yalimo Tahun 2018. Yalimo: Dinkes KabupatenYalimo. 2018.

. Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo. Profil Kesehatan Kabupaten Yalimo Tahun 2015. Yalimo: Dinkes KabupatenYalimo. 2015.

. Dahlan, Sofiyuddin. Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: deskriptif, bivariate, dan multivariate, dilengkapi dengan menggunakan SPSS. Edisi 6. Jakarta, Epidemiologi Indonesia. 2017.

. Prastiawan, A. “Pengaruh Faktor Mobilitas dan Perilaku Terhadap Kejadian Malaria Impor di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.” Jurnal Kesehatan Lingkungan. Vol. 11(2), pp. 91-98. 2019.

. Atikoh I. N. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria di Desa Selakambang Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga. Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2014.

. Harijanto, P. Malaria Epidemiologi, Patogenesis, Manifestasi Klinis dan Penanganan. Jakarta: EGC. 2012.

. Sucipto, C.D. Manuala Lengkap Malaria.Yogyakarta: Gtosyen Publishing. 2015.

. Lestari A. S., Salamah. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyakit Malaria padaIbu Hamil di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa TenggaraTimur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.” Jurnal Sains Dan Seni Pomits. Vol. 3(2). 2014.

. Nurlaily, N. “Identifikasi Persebaran Kasus Malaria Berbasis Sig Untuk Keperluan Surveilans di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo.” Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. [Online]. Available: http://www.uad.ac.id. [Feb, 23, 2020]

. Sir, O. (2014). “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Di Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2014.” Jurnal Ekologi Kesehatan. Vol. 14(4) No 4, pp. 334-341. 2015.

. Mayasari, R. (2013). “Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria di Indonesia (Analisis Lanjut Riskesdas 2013).” Buletin Penelitian Kesehatan, Vol. 44(1) pp. 13-24. 2016.

. Sudarsono. “Pengaruh Faktor Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Malaria Di Kampung Dukwia Puskesmas Arso Barat Distrik Arso Kabupaten Keerom.” Skripsi tidak dipublikasikan. Uncen Jayapura. 2014.

. Mubarak, W.I. Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan. TIM, Jakarta. 2011.

. Delil, R.K., Delibe, T.K., Habtu, Y.A., Gone, T.F., and Leta, T.J. “Magnitude of Malaria and Factors among Febrile Cases in Low Transmission Areas of Hadiya Zone, Ethiopia: A Facility Based Cross Sectional Study.” PLOS ONE. Pp. 1-17. 2016.

. Badan Pusat Statistik, RI. Indonesia dalam Angka. Jakarta: BPS RI. 2018.

. Sukiswo, S.S. “Analisis Risiko Karakteristik, Sosial Ekonomi, Perilaku Dan Faktor Lingkungan Terhadap Malaria (tudi Kasus di Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat.” Program Magister Kesehatan Masyarakat Veteriner Universitas Syiah Kuala. 2014.

. Notoatmodjo, S. (2011). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Perilaku dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta. 2011.

. Katandagho. “Analisis Faktor Risiko Kejadian Malaria pada Ibu Hamil di Puskesmas Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe.” Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Manado. Vol 4(2). 2018.

. Ernawati, K. “Hubungan Faktor Risiko Individu Dan Lingkungan Rumah Dengan Malaria Di Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Indonesia 2010.” Makara, Kesehatan, Vol. 15(2), pp. 51-57. 2011.

. Yudhastuti, R. Pengendalian Vektor dan Rodent. Surabaya: Pustaka Melati. 2011.

. Pongtiku, A., Kayame, R., Sumolan, V., Wopari, B., Rumainum, A. Atlas Penyakit Terabaikandi Tanah Papua. Buku Panduan bagi tenaga kesehatan di garis terdepan dalam penemuan, diagnosis dan pengobatan. Dinkes Provinsi Papua. 2016.

. Lefaan, A. M. (2012). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Tawiri Kecamatan Baguala Kota Ambon Provinsi Maluku Periode 2009-2011. [Online]. Available: http://www.unhas.co.id. [Sept, 10, 2018].

. Idrus M., Getrudis. “Hubungan Faktor Individu Dan Lingkungan RumahDengan Kejadian Malaria Di Puskesmas KoelodaKecamatan Golewa Kabupaten Ngada Provinsi NTT.” Jurnal Kesehatan. Vol. 7(2). 2014.

. Faradila. (2014). “Penggunaan Kelambu Berinsektisida Terhadap Pengendalian Penyakit Malaria Di Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba.” [Online]. Available: http://www.core.ac.uk. [Mar, 20, 2019].

. Rahmadiliyani. “Hubungan penggunaan kelambu berinsektisida dan kejadian malaria di Desa Teluk Kepayang Kabupaten Tanah Bumbu.” Jurnal Kesehatan Indonesia. Vol. 8(2). 2018.

. Wibowo. “Risiko Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Cikeusik.” Jurnal MKMI, Vol. 13(2). 2017.

. Hasyim, H. “Determinan Kejadian Malaria di Wilayah Endemis.” Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, Vol. 8(7) 2014.

Published
2020-07-20
Section
Articles