Compliance of Fe Intake, Vitamin C, Folic Acid, and Protein in Breakfast to the Anemia Status among Elementary School 01 Children of Mandonga Kendari

Rasmaniar Rasmaniar, Wd. Dinny N, Suwarni Suwarni

Abstract


Elementray school children is one of nutrition vulnerable groups. Lack of nutrients can interfere with the potential of school children such as Fe status, and its considering as anemia. Developing of Anemia in children occured by infrequently taking breakfast or not at all. This study aim to analyze association compliance of Fe intake, vitamin C, Folic Acid, and Protein in breakfast towards anemia status among elementary school children 01 of  Mandonga Kendari. This study is observational analytic study with a cross sectional study design. This study has 100 subjects of elementary school children SDN 01 Mandonga Kendari by proportional random sampling and was done in April 2017. Fe intake, Vitamin C, Protein and Folic acid were obtained by 24 hours recall while anemia status through Hb measurement. 63 % subjects are accustomed with breakfast habbits. There is association between Fe intake and anemia status (p value = 0.031). While other variables intake such as Vitamin C (p value = 0.182), folid acid (0.430) and Protein (p value= 0.243) shows no association with anemia status. There is association between Fe intake and anemia status whereas other variables shows no association with anemia status. This study recomend children’s parents to habituate breakfast in order to prevent anemia and concern in children dietary pattern.


Keywords


Fe Intake; Vitamin C; Folid Acid and Anemia status.

Full Text:

PDF

References


Desfita, Sri. 2012. Prevalensi Anemia, Status Gizi, dan Kebiasaan Makan Pagi Pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Komunitas, Vol.1, No. 4, Mei 2012.

Izah, Saifi Nailul. 2011. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Anemia Defisiensi Besi Anak Sekolah Kelas V dan VI di MI Negeri 02 Cempaka Putih Ciputat Timur Tanggerang Selatan. Skripsi. Program Studi Kesehatan Masyarakat. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Yusuf, Muhammad. 2013. Perbedaan Kebiasaan Sarapan Pagi Antara Anak Anemia Dan Non Anemia Di SD Negeri Banyuanyar III Banjasari Kota Surakarta. Naskah Publikasi. Program Studi S-1 Gizi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Harahap, dkk. 2014. Gambaran Konsumsi Zat Besi, Seng Dan Status Gizi Pada Anak Sekolah Dasar Di Sdn No.060813 Kelurahan Pasar Merah Barat Kecamatan Medan Kota Tahun 2014. Jurnal. Fakultas Kesehatan Masyarakat USU.

Pradanti, dkk 2015. Hubungan Asupan Zat Besi (Fe) dan Vitamin C dengan Kadar Hemoglobin pada Siswi Kelas V III SMP Negeri 3 Brebes. Jurnal Gizi. Universitas Muhammadiyah Semarang April 2015, Volume 4, Nomor 1

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang tahun 2014. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2014

Melisa, K dkk. 2012. Status Anemia Gizi Besi Dan Konsumsi Zat Gizi Pada Anak Usia Sekolah Di Lima Panti Asuhan Di Kota Denpasar. Indonesian Journal of Public Health. Vol. 1 No. 1 : 35 – 42. Fakultas Kedokteran, Universitas Udayan.

Pramesti. 2011. Kontribusi Energi, Zat Gizi Makro Dan Zat Gizi Mikro Dari Sarapan Pagi Terhadap Angka Kecukupan Gizi Anak Pada Siswa SD Negeri Di Kelurahan Trangsan Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. Thesis. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Arifin, dkk. 2013. Hubungan Asupan Zat Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Anak Sekolah Dasar Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. ejournal keperawatan (e-Kp) Volume 1. Nomor 1. Agustus 2013. Program Studi Ilmu keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado.

Novianti, A. (2011). Perbedaan Tingkat Asupan Energi, Protein, dan Zat Besi Antara Remaja Anemia dan Tidak Anemia di Pesantren Ibadurrahman Kotamadya Tangerang. Jakarta. Skripsi. Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul.

Saifuddin Sirajuddin dan Masni. Kejadian Anemia Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 2015;9,No.3

Nursari, D. 2010. Gambaran Kejadian Anemia pada Remaja Putri SMP Negeri 18 Kota Bogor Tahun 2009. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta

Faisal Muhammad, 2012. Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro Dengan Status Gizi Siswa Sd Inpres 2 Pannampu Kecamatan Tallo Kota Makassar Tahun 2012. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar 2012

Wahyuningsi, Siti. 2008. Hubungan Asupan Zat Gizi (Protein, Fe, Asamfolat, Vitamin C) Dengan Status Anemia Pada Mahasiswi Kebidanan Di Asrama Stikes Respatiyogyakarta. Jurnal. STIKES Respati Yogyakarta.

Sekiyama, M., Roosita, K., & Ohtsuka, R. (2017). Locally Sustainable School Lunch Intervention Improves Hemoglobin and Hematocrit Levels and Body Mass Index among Elementary Schoolchildren in Rural West Java, Indonesia. Nutrients, 9(8), 868.

Hardinsyah dan Aries Muhammad, 2012. Jenis Pangan Sarapan Dan Perannya Dalam Asupan Gizi Harian Anak Usia 6—12 Tahun Di Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan, Juli 2012, 7(2): 89—96

Sirajuddin, dkk. 2002. Survei Konsumsi Pangan. Jakarta : EGC. 2002

Sopiyandi dan Widyana, 2016, Analisis Jenis dan Jumlah Mutu Sarapan Pagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Vokasi Kesehatan, Volume II Nomor 1 January 2016, hal 266-272.

Syafri, Muhammad, dkk. 2013. Hubungan Faktor Keluarga dan Anak Sekolah Dasar Inpres Cilallang Kota Makasaar Tahun 2013.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 
 
  
 

 

  


About IJSBAR | Privacy PolicyTerms & Conditions | Contact Us | DisclaimerFAQs 

IJSBAR is published by (GSSRR).